Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-06-2011
  • 475 Kali

Anggota DPRD Sumenep Pesimis KA Bisa Dihidupkan Kembali

News Room, Selasa ( 28/06 ) Anggota DPRD Sumenep pesimis rencana menghidupkan kembali Kereta Api (KA) sebagai roda transportasi di Madura, bisa terwujud, meskipun rencana tersebut sudah masuk Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Jawa Timur. Ketua Komisi C DPRD Sumenep, KH. A. Hamid Ali Munir, SH mengatakan, rencana tersebut belum tentu terealisasi, apalagi menggunakan sisa rel atau aset PT. Kereta Api yang pernah ada. “Kami tidak yakin, kereta api bisa dihidupkan kembali. Itu sulit. Sekarang ini, jalan yang pernah dibuat rel kereta api sudah memakan bahu jalan. Dan disitu sudah banyak rumah-rumah warga. Pasti banyak penolakan kalau disitu dihidupkan lagi rel kereta api,”katanya. KH. A. Hamid memaparkan, rencana menghidupkan kembali kereta api di Madura, akan terbentur banyak hal. “Satu-satunya jalan, jika ingin menghidupkan kembali kereta api di Madura, harus memulai dengan pembebasan lahan baru. Jadi harus mulai dari awal, dari nol. Cari lahan baru, dibebaskan,”terangnya. Di wilayah Madura, Kereta Api pernah menjadi salah satu roda transportasi, saat penjajahan Hindia Belanda. Rel kereta api itu terbangun mulai Kamal, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, hingga Sumenep. Untuk Sumenep, salah satu lokasi yang sempat dijadikan stasiun, yakni Jl. Trunojoyo. Saat ini di sekitar lokasi tersebut, penuh dibangun rumah warga, termasuk Pos Satpol PP Sumenep. “Dengan kondisi itu, mustahil terwujud dan butuh dana sangat besar. Tidak mungkin rasanya terwujud,” ungkap Hamid menambahkan. ( Nita, Esha )