Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-03-2023
  • 511 Kali

Bupati Sumenep Peduli Pendidikan Anak Korban Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara

Media Center, Sabtu ( 11/03 ) Bupati Sumenep Achmad Fauzi peduli kepada anak keluarga korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara, untuk kelanjutan pendidikannya. 

“Saya ingin anak-anaknya tidak putus sekolah, namun tetap melanjutkan pendidikan hingga lulus,” kata Bupati di sela-sela kunjungannya di rumah keluarga korban di Desa Saroka, Kecamatan Saronggi, Sabtu (11/03/2023). 

Dirinya telah menginstruksikan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) agar segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk membantu pendidikan anak keluarga korban.

“Dinsos P3A untuk mencarikan anggaran anak-anak itu supaya tetap bersekolah jangan sampai berhenti, sehingga harus secepatnya berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur,” terang Bupati.

Korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara mempunyai dua orang anak yang menempuh pendidikan di kelas 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan kelas 2 Sekolah Menengah Atas (SMA).

Bupati selain membantu pendidikan kedua anak keluarga korban kebakaran itu, juga menyerahkan santunan bersama Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, Kadinsos P3A Sumenep Achmad Dzulkarnain, Kepala BPBD Wahyu Kurniawan Pribadi, dan Camat Saronggi.

“Santunan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada keluarga korban, semoga keluarga diberikan ketabahan dan almarhumah diberikan tempat yang layak di sisi Allah SWT,” jelas Bupati.  

Warga Sumenep yang menjadi korban terbakarnya Depo PT Pertamina Plumpang Jakarta Utara beberapa waktu lalu adalah ibu dan anak, yakni Dayu Normawati (39) dan anaknya Hardito (20).

Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep Achmad Dzulkarnain mengungkapkan, pihaknya siap memberikan perhatian khusus untuk sekolah dua anak itu sesuai keinginan Bupati.

“Kami mengalokasikan anggaran agar kedua anak itu tetap sekolah, termasuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten dan Dinas Pendidikan Provinsi untuk bersama-sama memberikan perhatian dan bantuan,” pungkasnya. ( Yasik, Fer )