Media Center, Sabtu ( 03/04 ) Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, MH menekankan agar alumni Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni harus mampu menjadi pioner pembangunan.
“Wisudawan STIT Aqidah Usymuni merupakan tumpuan kemajuan Sumenep masa mendatang, sehingga harus mampu mengaktualisasikan berbagai ilmu pengetahuan yang telah didapat selama di lembaga pendidikan,” kata Bupati pada Wisuda Sarjana Strata Satu (S-1) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni tahun akademik 2019-2020, di Graha Adi Poday, Sabtu (03/04/2021).
Sebagai pioner kemajuan tidak harus jadi pejabat, tidak harus menjadi tokoh agama, atau tokoh masyarakat, tetapi yang terpenting, ada niat baik dan ikhtiar nyata untuk mengamalkan ilmunya.
“Sebagai orang terdidik harus bisa mendidik masyarakat, bukan justru malah menjadi penyakit masyarakat,” imbuh Bupati.
Bupati mengungkapkan, setelah diwisuda bukan berhenti belajar dan hanya berdiam diri saja, tetapi harus aktif lagi meningkatkan ilmu untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang semakin kompetitif.
“Di era revolusi industri 4.0 saat ini, perlunya menyiapkan diri dengan segudang ilmu pengetahuan, pola pikir dan paradigma yang luas serta selalu beradaptasi dengan perubahan zaman,” tuturnya.
Bupati menyatakan, perkembangan dunia pendidikan Islam di Kabupaten Sumenep semakin lama semakin menunjukkan progres menggembirakan, dengan kehadiran berbagai lembaga pendidikan Islam, khususnya lembaga perguruan tinggi yang bertebaran di daerah.
Untuk itulah, pemerintah daerah ingin STIT Aqidah Usymuni mampu menjadi bangunan kokoh yang menjadi barometer pengelolaan pendidikan tinggi serta mampu mencetak mahasiswa siap pakai, tangguh, berjiwa wirausaha, dan berkarakter mulia.
“Melalui berbagai aktivitas akademik diharapkan lulusan STIT Aqidah Usymuni memiliki kompetensi dan keahlian yang cukup untuk bersaing di dunia kerja,” pungkas Bupati Achmad Fauzi. ( Yasik, Fer )