Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 05-10-2009
  • 479 Kali

DBS I Dan II Tak Beroperasi, Ratusan Penumpang Telantar

News Room, Senin ( 05/10 ) Tidak beroperasinya 2 armada kapal PT. Sumekar milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, yakni Dharma Bahari Sumekar (DBS) I dan II, yang dikarenakan mengalami rusak parah pasca diterjang ombak 4 meter di Perairan Sapudi, pada Sabtu (03/10) kemarin, menyebabkan lebih dari 100 penumpang yang rencananya menuju Pelabuhan Batuguluk, Kangean terlantar di Pelabuhan Kalianget, Sumenep. Bahkan barang bawaan menumpuk di Pelabuhan Kalianget, termasuk penginapan juga dipenuhi oleh calon penumpang. Selain mengalami kerusakan, kondisi ini juga diperparah dengan habisnya izin operasional DBS II, sehingga lintas Kalianget-Kangean lumpuh total. Salah seorang calon penumpang, Endang, mengaku, bahwa dirinya bersama keluarganya sudah 2 hari berada di Pelabuhan Kalianget, menunggu pemberangkatan kapal. Namun, hingga hari Senin (05/10), belum ada kepastian mengenai jadwal kapal ke Pulau Kangean. Padahal, persediaan materi hanya sedikit. “Kalau tidak ada kebijaksaan dari Pemkab, dipastikan para penumpang akan mengalami kelaparan. Karena persediaan keuangan semakin menipis, ditambah kurangnya persediaan air bersih dipenginapan. Kami meminta kepada Pemkab, agar secepatnya menyediakan kapal ke Kangean,”terang Endang, pada wartawan di Pelabuhan Kalianget, Senin (05/10). Sementara, Manajer Umum PT. Sumekar, Drs. H. Achmad Muchjidin mengatakan, untuk mengatasi kondisi ini, pihaknya akan berusaha mencari kapal sebagai pengganti dari DBS I dan II. “Sesegera mungkin kami akan mencari pengganti kapal DBS. Tapi, kami tidak bisa memastikan, karena kami akan menentukan waktu terlebih dahulu, lebih cepat mana antara perbaikan kapal DBS II dengan pengganti sementara ini,”ujarnya. Ia menjelaskan, penentuan waktu itu antara tujuh hingga 10 hari. Jika dalam sepuluh hari perbaikan bisa diselesaikan, pihaknya akan operasionalkan lagi DBS II, namun jika pencarian kapal pengganti bisa dilakukan dalam waktu tujuh hari, maka lintasan Kalianget-Kangean akan langsung diaktifkan. “Kami pastikan. selama 10 hari lintasan Kalianget-Kangean untuk sementara tidak akan dilalui kapal besar. Diharapkan kepada para penumpang untuk bersabar sambil menunggu kapal pengganti,”ungkapnya. ( Nita, Esha )