Media Center, Selasa ( 27/04 ) Sebagian warga di Pulau Sapudi Kabupaten Sumenep sempat merasakan getaran gempa bumi yang terjadi di Laut Situbondo, Jawa Timur. Hal itu sesuai keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Kabupaten Sumenep, Senin (26/04/2021) malam.
Menurut Kepala BMKG Kalianget, Usman Khalid dampak gempa bumi berupa guncangan dirasakan di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang saja dan benda tergantung ikut bergoyang.
“Hasil analisa BMKG gempa itu terjadi pada koordinat 7,29 LS dan 114,48 BT, tepatnya di laut pada jarak 70 kilometer Timur Laut Situbondo-Jawa Timur dengan kedalaman 10 kilometer, dengan kekuatan M=3,1,” jelas Usman, Selasa (27/04/2021).
Dikatakan, dari hasil analisa BMKG hingga pukul 00:00 WIB hasil menunjukkan belum ada aktivitas gempa bumi susulan. Hingga berita ini ditulis belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Hal tersebut menurut Usman, berkemungkinan gempa bumi tidak berpotensi terjadinya tsunami, sebab masuk gempa bumi dangkal. Penyebabnya karena adanya aktivitas sesar kambing.
“Hasil analisa mekanisme sumber gempa ini diakibatkan oleh sesar naik dengan kombinasi geser (oblique thrust fault),” tandasnya.
Kendati demikian pihaknya berharap kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dan dipastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG, disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi. ( Ren, Fer )