Media Center, Kamis ( 13/04 ) Tim Inovasi Jawa Timur menyerahkan sejumlah Buku Cerita kepada PAUD El-Fath yang ada di Desa Pangarangan Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep, sebagai bentuk penghargaan atas tindak lanjut dari Pelatihan Literasi Dini bagi Guru PAUD di Kabupaten Sumenep kerja sama dengan Dinas Pendidikan setempat.
District Education Quality Improve Inovasi Jawa Timur Cahyadi Widi Wahyono, mengungkapkan, penyerahan buku-buku cerita tersebut sebagai bentuk apresiasi Tim Inovasi kepada PAUD El-Fath yang telah menindaklanjuti hasil pelatihan literasi, yakni dengan pembuatan media pembelajaran bigbook, bahkan guru-guru PAUD El-Fath mampu mengembangkan dengan Inovasi dan kreativitasnya, sehingga pembelajaran lebih kreatif dan inovatif.
"Kami sangat mengapresiasi PAUD El-Fath yang telah mengembangkan hasil pelatihan sebelumnya dengan lebih inovatif dan kreatif," ujar Yayak, panggilan akrab pria yang juga Fasilitator Daerah (Fasda) Inovasi Kabupaten Sumenep ini.
Karenanya, melalui buku-buku cerita yang diberikan untuk PAUD El-Fath nantinya dapat menjadi pegangan guru, sehingga termotivasi lagi mengembangkan literasi pada anak-anak didiknya.
Sementara Kepala PAUD El-Fath Nurul Hayati, S.Pd, mengungkapkan, PAUD El-Fath berupaya untuk mewujudkan literasi dan numerasi yang lebih kreatif dan inovatif bagi anak-anak sesuai dengan bakatnya. Salah-satunya dengan mendorong anak-anak untuk suka sama buku.
Buku cerita bergambar untuk fasilitasi guru bercerita juga didorong untuk lebih mengembangkan literasi agar lebih aplikatif sesuai dengan perkembangan anak," ujarnya.
Menurutnya, literasi PAUD itu ada tiga fokusnya, yakni mengembangkan kemampuan berbahasa, kecintaan kepada buku dan literasi lewat eksplorasi main. Karenanya, dari hasil mengikuti pelatihan literasi dari Inovasi Jawa Timur beberapa waktu lalu, menjadi bekal ilmu untuk dicoba ekplorasi dengan pengembangan yang lebih variatif dan bisa diterima anak.
"Kami bagi menjadi tiga program anak melalui pembiasaan dan rutinitas, misalnya ketika menggunakan angka numerasi yang diletakkan sesuai angka seperti tempat tas, sepatu dan sebagainya," jelasnya.
Kemudian kebiasaan ketika bercerita anak-anak dibiasakan untuk bicara, mengungkapkan apa yang dipikirkan dan dirasakan. Dalam penerapan literasi program pembelajaran di kelas dengan topik tertentu digali dan dipertanyakan, sehingga memancing anak berpikir, tidak hanya dijejali tugas dan juga tidak boleh diberi contoh.
"Kami juga melaksanakan lewat event seperti Pesta Bahari 2023 yang dilaksanakan kerja sama dengan Dinas Kelautan Kabupaten Sumenep yang begitu seru mulai bakar ikan serta bercerita di kelas," ulasnya.
Dengan kegiatan tersebut diharapkan berdampak pada peningkatan daya kritisi anak, kreativitas, kemampuan inovasi dan kemampuan mengolah informasi hingga menjadi skill kecakapan hidup. Dengan melatih membandingkan, mengelompokkan, berkomunikasi dan ide-ide baru mereka.
Sedangkan salah seorang Wali Siswa PAUD El-Fath, dr. Imamatul Hikmah, mengakui jika anaknya sangat senang belajar dan bermain di PUAD El-Fath, utamanya ketika diperkenalkan dengan bigbook, hingga anak termotivasi untuk membuat kreasinya juga.
"Kebetulan anak saya sejak kecil menyukai seni, sehingga ketika diperkenalkan oleh gurunya dengan bigbook, kemudian di rumah timbul ide untuk membuat sesuai keinginannya," ujarnya.
Menurutnya, melalui pembelajaran yang inovatif oleh guru-guru PAUD El-Fath membuat anaknya banyak ide, sehingga orang tua juga harus mengembangkan ide kreatif anak. Misalnya ketika menggambar dan mewarnai sesuai ide anak kemudian diarahkan untuk diperhalus lagi hasil karyanya hingga semakin bagus.
Ibu dua anak ini juga berharap, pembelajaran di PAUD El-Fath juga terus dikembangkan dengan pembelajaran yang menyenangkan dan inovatif, sehingga semakin menjadi terbaik dalam menerapkan pola belajar anak. Dan sangat cocok dikembangkan saat ini yang open minded dengan membuka wawasan dan pikiran anak akan hal-hal baru sesuai bakat masing-masing.
"Tentunya kami sangat senang ketika anak semangat dan memiliki ide sendiri seperti membuat bigbook gambar aneka musik tongtong dengan aneka gambar dan warna seperti ini," tandas ibu muda yang juga seorang Dokter sambil menunjukkan beberapa karya anaknya, Niki dengan semangat. ( Ren, Fer )