Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-06-2025
  • 595 Kali

Lebarkan Sayap Festival Desa Wisata 2025 se-Madura ke Festival Kuliner

Media Center, Jum'at ( 20/06 ) Festival Desa Wisata 2025 se-Madura, berbeda dari sebelumnya yang hanya dilaksanakan se-Kabupaten Sumenep. Kali ini empat kabupaten di Madura terlibat dalam Festival Desa Wisata yang merupakan salah satu kalender event 2025.

Ketua Pelaksana Festival Desa Wisata 2025, Ahmad Rifa'i mengungkapkan, sesuai tujuan dari Festival tersebut untuk menggali potensi wisata yang ada di Kabupaten Sumenep dari masing-masing desa. Ada kurang lebih 300 desa, tetapi masing-masing kecamatan diminta untuk mendelegasikan satu desa sebagai destinasi wisata unggulan.

"Dari potensi wisata yang ada seperti wisata alam, wisata religi, termasuk wisata kuliner dilakukan penilaian dan terpilih satu sampai tiga akan ditampilkan pada Festival Desa Wisata tingkat Jawa Timur," ujar Rifa'i di sela-sela pelaksanaan Festival Desa Wisata di hari kedua, Jum'at (20/06/2025) malam.

Dikatakan, rangkaian Festival Desa Wisata 2025, di antaranya berupa penampilan keunggulan dari masing-masing desa, misalnya keris di Desa Aeng Tongtong dan wisata alam dengan kandungan Oksigen terbaik di Pulau Gili Iyang. Semuanya akan dinilai sebelum melebarkan sayap ke jangkauan yang lebih besar, Jawa Timur dan Nasional. 

Jadi, menurut mantan Ketua PWI Sumenep dan Wartawan senior ini, di setiap event akan ada keterlibatan UMKM seperti pada kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari 19-21 Juni 2025, mulai malam Jum'at hingga malam Minggu, yang kemudian bersambung juga dengan pasar Minggu. Jadi, setelah Festival Desa Wisata juga menyambung dengan Festival Kuliner. 

"Festival Kuliner juga ditampilkan di tempat ini sehingga masyarakat mengetahui, baik dari Sumenep dan kabupaten lainnya di Madura. Dengan demikian, Kabupaten Sumenep tidak hanya mendeklarasikan diri sebagai objek wisata, tetapi orang mengetahui dengan jelas objek wisatanya memiliki bukti yang tampak," tandasnya.

Di samping juga potensi lainnya, seperti di Kecamatan Pasongsongan yang memiliki lokasi nyaman untuk paralayang dan eksotiknya Goa Maharani di Pulau Gili Iyang.

Wisatawan yang datang ke Kabupaten Sumenep selain menikmati wisata juga bisa menikmati kuliner, makanan khasnya terangkat dan hotel terbantukan. Jadi, semua hotel sudah siap, mulai bintang satu sampai bintang empat, istilahnya ada simbiosis mutualisme untuk saling mengisi. 

Lebih lanjut mengenai kolaborasi yang dilakukan bersama Pemkab Sumenep, bahwa Tribun Madura di bawah naungan Kompas Gramedia Group of Media (KG Media), tertarik dan punya kewajiban untuk ikut serta dalam membangun Kabupaten Sumenep melalui potensi pariwisata.

Karenanya, media lainnya juga diharapkan selalu menulis untuk menyiarkan dan mempromosikan potensi wisata Kabupaten Sumenep dan menggaungkan bahwa Sumenep adalah Kota Wisata, Kota Budaya, dan lainnya di berbagai media terkait. 

"Ketika kita punya konsep terkait Kabupaten Sumenep dan Madura ke depan dalam pandangan teman-teman media, disampaikan kepada pemerintah daerah dan dikolaborasikan, sehingga bisa mengangkat objek wisata yang ada di daerahnya," tambahnya.

Bagaimana bisa benar-benar diterima oleh masyarakat luar, ketika media tidak hanya sekadar memberitakan, menyampaikan, tetapi juga membuktikan bahwa wisata di Kabupaten Sumenep khususnya dan di Madura pada umumnya, sudah sesuai dengan apa yang diberitakan dan dapat menjadi referensi tempat berlibur yang menarik.

Bahkan, menurut Rifa'i, Kabupaten Sumenep adalah daerah yang saat ini sudah diklaim sebagai kota wisata. Selain menampilkan objek wisata di masing-masing desa, masyarakat lokal juga dapat melihat dan menilai desa yang memiliki potensi untuk menjadi referensi berlibur tanpa ke luar kota. 

"Ada banyak kepulauan yang memiliki potensi lebih besar daripada wisata di luar Sumenep, Jawa Timur, bahkan daerah-daerah lain yang populer di Indonesia. Mari kita gali potensi yang ada. Kekurangannya apa, lalu terus perbaiki sehingga bisa menjadikan Kabupaten Sumenep sebagai tempat wisata terbaik," pungkasnya. ( Ren, Fer )