Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 05-01-2006
  • 599 Kali

LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK RRI BUKAN CORONG PEMERINTAH

Sumenep-Infokom News Room : Semakin sengitnya persaingan di dunia Infotainment, khususnya media pemberitaan, ternyata tidak membuat gentar Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP-RRI) untuk bersaing. Demikian diungkapkan Direktur Layanan dan Usaha LPP-RRI Jakarta, Bimo Bayu D. Nimpuno, ketika memberikan sambutan Radio Republik Indonesia, dalam acara pelantikan dan serah terima jabatan Kepala Cabang Pratama RRI Sumenep, Kamis (05/01) di Gedung RRI Sumenep. Bimo menuturkan, LPP-RRI ini merupakan lembaga hukum yang Independent dan Netral. Dan sesuai dengan PP Nomor 12 tahun 2005, LPP-RRI ini bukan corong pemerintah dan tidak bersifat komersial. Bimo memaparkan, tugas diberdirikannya lembaga ini, untuk memberikan informasi seluas-luasnya kepada public atau masyarakat Indonesia. Sehingga, citra yang dimiliki LPP-RRI, yakni pengabdi pemerintah, saat ini berubah menjadi pengabdi masyarakat. Karena itu, pihaknya berharap, dengan adanya pergantian kepemimpinan di tubuh RRI Cabang Pratama Sumenep ini, penyajian informasi akan lebih meningkat dengan memperhatikan pemberitaan yang aktual dan vaktual, agar bisa dipertanggung jawabkan. Sementara itu, Plt Assisten Administrasi Sekda Kabupaten Sumenep, Dra. Hj. Kandeg Paristiwati, MM ketika memberikan sambutan mewakili Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM mengatakan selamat datang dan selamat bertugas kepada Hasto Kuncoro, SH selaku Kepala Cabang Pratama Sumenep yang baru, dan mengucapkan terima kasih kepada Drs. H. Ramba Badarudin, atas pengabdiannya selama bertugas di Kabupaten Sumenep. Hj. Kandeg berharap, RRI Cabang Pratama Sumenep, akan terus meningkatkan kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Dengan adanya lembaga ini, menurut Hj. Kandeg, Pemkab merasa tidak kesulitan untuk menyebar luaskan informasi, karena LPP-RRI Cabang Pratama Sumenep ini, mampu menjangkau kekepulauan Sumenep dan wilayah Madura. Karena itu, Pemkab meminta, agar penyajian pemberitaan yang disiarkan harus aktual, sehingga bisa dipertanggung jawabkan. ( Nita, Esha)