Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-04-2025
  • 361 Kali

Peduli Lingkungan, BKM Barokah Kelurahan Kepanjin Sumbang 40 Tempat Sampah

Media Center, Senin ( 28/04 ) Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Barokah Kelurahan Kepanjin Kecamatan Kota Sumenep, kembali melaksanakan program peduli lingkungan dengan pengadaan tempat sampah untuk disebarkan di seluruh wilayah setempat.

Pimpinan Kolektif (PK) BKM Barokah, Rosida Agustina, mengungkapkan, kali ini BKM Barokah kembali melaksanakan program peduli lingkungan melalui pengadaan tempat sampah, untuk disebarkan di sejumlah wilayah di Kelurahan Kepanjin.

"Penyerahan sebanyak 40 unit tempat sampah secara simbolis diberikan kepada Ketua Paguyuban RT, untuk nantinya disebar ke-13 RT yang ada di Kelurahan Kepanjin," ujar Ida, panggilan akrabnya, Senin (28/04/2025).

Dikatakan, wanita energik yang juga Ketua Kopwan Irama ini, jika BKM Barokah merupakan BKM satu-satunya dari 23 BKM yang sejak terbentuk di 2007, masih eksis melaksanakan kegiatan khususnya di program Tridaya, yakni pemberdayaan lingkungan, sosial dan keuangan.

Melalui Unit Pengelola Keuangan (UPK) dengan memiliki aset hingga Rp800 juta dari hasil dana bergulir kepada masyarakat, hasilnya juga dipergunakan untuk kegiatan sosial dan lingkungan seperti yang dilakukan kali ini.

"Syukurlah dari hasil dana bergulir selain dapat membantu masyarakat yang membutuhkan keuangan, hasilnya juga bisa disisihkan untuk membantu masyarakat kurang mampu melalui bantuan sembako dan saat ini pengadaan tempat sampah," paparnya.

Sementara Camat Kota Sumenep, Yudi Nursukmadyanto, S.STP, MM, menyampaikan terima kasih kepada PK BKM Barokah yang memiliki kepedulian terhadap persoalan-persoalan lingkungan dengan pengadaan tempat sampah.

Hal ini tentunya harus didukung semua pihak, untuk turut menjaga lingkungannya dengan cara membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan.

"Diharapkan dengan upaya tersebut Kelurahan Kepanjin perlu memiliki konsep yang menjadi satu kesatuan, dengan menindaklanjuti bagaimana upaya pengelolaan sampah, sehingga bisa menjadi objek percontohan peduli lingkungan untuk kelurahan dan desa lainnya," ungkapnya.

Diakui, jika nantinya Kelurahan Kepanjin benar-benar bisa menjadi pilot project, dalam upaya menjaga lingkungan dan pengelolaan sampah akan menjadi tempat study banding bagi daerah lain. Tentunya akan membutuhkan para relawan yang peduli dan mau berkorban.

"Untuk sukses memang diperlukan pengorbanan baik waktu, tenaga maupun finansial. Karena kesuksesan tidak bisa diraih dengan instan," tandasnya.

Senada juga diungkapkan Lurah Kepanjin, Ruslan, S.Sos, jika kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sangat diharapkan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman khususnya di kelurahan Kepanjin.

Karenanya, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk turut berkontribusi aktif dalam menjaga lingkungannya.

"Kami mengajak para warga melalui ketua RT untuk melaksanakan kerja bakti di lingkungannya masing-masing, sehingga kebersihan lingkungan tetap nyaman dan menyenangkan," ujarnya.

Bentuk kerja bakti bisa dengan bersih-bersih sampah dan rumput liar di sekitar tempat tinggal dan pinggir jalan di Kelurahan Kepanjin yang bisa dilaksanakan seminggu sekali di hari Minggu.

Bahkan, pihak kelurahan sudah memberikan contoh dengan melaksanakan bersih-bersih setiap Jum'at pagi. Sehingga diharapkan bisa terus memotivasi warga untuk membiasakan bersih-bersih di lingkungan sekitarnya. ( Ren, Fer )