Media Center, Sabtu ( 20/06 ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar Doa Bersama dalam rangka memperingati hari wafatnya Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno 21 Juni.
Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Agung Keraton Sumenep, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa Bung Karno dalam memperjuangkan dan memerdekakan bangsa Indonesia.
“Doa bersama ini bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi sebagai momentum untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan dan keteladanan sang proklamator bangsa,” kata Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim di sela-sela acara, Sabtu (21/06/2025).
Pihaknya mengharapkan, doa bersama ini menjadi semangat perjuangan Bung Karno agar tetap hidup dalam jiwa masyarakat terutama generasi muda, sebagai ujung tombak proses pembangunan di Kabupaten Sumenep.
Seluruh masyarakat untuk meneladani semangat gotong royong dan nasionalisme yang telah dicontohkan Bung Karno, dalam rangka membangun Kabupaten Sumenep yang lebih baik di masa mendatang,” terangnya.
“Semangat nasionalisme dan cinta tanah air terus tertanam dalam setiap generasi, agar cita-cita para pendiri bangsa tetap terjaga dan terwujud dalam kehidupan nyata,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep memeriahkan Juni sebagai Bulan Bung Karno tidak hanya dengan doa bersama saja, tetapi beragam kegiatan lainnya, di antaranya Lomba Mewarnai, Festival Hadrah, Pentas Seni Budaya Madura, Lomba Sketsa Bung Karno, Parade Musik Tong-tong, Lomba Baca Puisi Bung Karno dan Lomba Pidato Bung Karno.
“Diharapkan melalui kegiatan itu berefek positif kepada ekonomi pelaku UMKM dan Pedagang Kreatif Lapangan (PKL), karena setiap acara melibatkan mereka di lokasi penyelenggaraannya,” pungkas Wakil Bupati KH. Imam Hasyim. ( Yasik, Fer )