Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 02-07-2012
  • 9166 Kali

Pentingnya Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Pertanian

News Room, Senin ( 02/07 ) Kegiatan pengendalian hama dan penyakit tanaman pertanian harus terus dilakukan, seperti halnya dengan kegiatan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT). Hal itu bisa dilakukan oleh kelompok tani sebagai organisasi non formal di pedesaan yang ditumbuh kembangkan dari dan oleh kelompok tani. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, Ir. Bambang Haryanto, kepada wartawan tadi siang di kantornya. Menurutnya, Kelompok tani merupakan wadah belajar mengajar bagi anggotanya, sehingga perlu untuk meningkatkan Pengetahuan, Ketrampilan dan Sikap (PKS). “Dengan tumbuh dan berkembangnya kemandirian dalam berusaha tani, sehingga produktivitas petani bisa meningkat, pendapatannya bertambah, serta kehidupannya lebih sejahtera,”ujarnya. Dijelaskan, salah satu dari peningkatan produksi pertanian adalah pengendalian terhadap serangan hama dan penyakit tanaman. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman, setiap pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dilaksanakan dengan penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Ditambahkan, pengamatan terhadap serangan hama dan penyakit tanaman merupakan kegiatan yang sangat penting dan mendasar dalam penerapan PHT tersebut. Sebab, dari pengamatan data yang diperoleh dapat diperoleh informasi tentang jenis, padat populasi, luas dan intensitas serangan, perkembangan polpulasi dan serangan OPT. “Disamping itu perlu pengendalian hama secara konvensional yang mengutamakan penggunaan pestisida secara tidak terapan dan bahkan berlebihan. Sebab, akan meningkatkan biaya produksi juga mengakibatkan dampak samping yang merugikan lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat,”pungkasnya. ( Ren, Esha )