Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-05-2025
  • 355 Kali

Pesan KH. Abd Rahem Usymuni Saat Wisuda Kelas XII Mazarif dan Tahfidz Ponpes Taretan

Media Center, Minggu ( 18/05 ) Madrasah Aliyah Zainal Arifin (Mazarif) Tarate Pandian Sumenep, menggelar Lepas Pisah (Wisuda)  Siswa-Siswi Kelas XII dan Tahfidz, di Halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Tarate Selatan (Taretan), Sabtu (17/05/2025) malam.

Pengasuh Ponpes Taretan, KH. Abd. Rahem Usymuni, pada Wisuda dan Tahfidz bertema "Dengan jiwa Qur'ani meraih Ridho Illahi" ini, menyampaikan rasa syukur pada Allah SWT dan terima kasih kepada para wali siswa dan santri, yang telah turut serta mendukung terlaksananya kegiatan tahunan tersebut.

"Berkat dukungan bapak ibu semua Wisuda dan Tahfidz ini bisa terwujud," ungkapnya.

Menurutnya, dengan Wisuda Siswa-Siswi Kelas XII yang telah menempuh pendidikan formal selama tiga tahun, dinyatakan lulus dan bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Namun, Kiai kharismatik ini juga berpesan bagi siswa-siswi dan santri yang sudah dinyatakan lulus, tidak bisa melanjutkan lagi dengan istilah tutup buku, pihaknya tidak bisa berbuat banyak apabila yang bersangkutan akan melanjutkan buka terop atau ke pelaminan.

Karena, biasanya banyak di antara para orang tua tidak banyak berpikir pendidikan yang tinggi, namun ketika sudah lulus Madrasah Aliyah sudah siap untuk dipertemukan dengan jodohnya.

"Soal ini saya tidak bisa berbuat banyak kecuali hanya mendoakan yang terbaik saja, namun bila memang bisa melanjutkan untuk mencari ilmu lebih tinggi lagi ya syukurlah," tambahnya.

Sementara Kepala Mazarif, K. Moh. Agus Saleh, S.Pd.I, menyampaikan, siswa-siswi kelas XII yang telah tiga tahun melewati perjuangan yang tidak mudah, dengan bermacam ujian hingga dinyatakan lulus, hendaknya bisa membawa ilmu yang telah diperoleh ketika di luar Madrasah maupun saat melanjutkan ke Perguruan Tinggi.

"Ketika sudah lulus jangan pernah bosan untuk terus belajar ilmu agama sebagai pegangan dan sandaran hidup, serta tetap menghargai guru dan minta ridho guru agar ilmu yang diperoleh bermanfaat dan berkah," tandasnya.

Diharapkan pula, meskipun sudah memiliki cukup ilmu dan menjadi orang pintar, hendaknya tetap menjaga nama baik Pondok, Pengasuh, Kiai dan guru dengan menjaga akhlak dan tatakrama di tengah-tengah masyarakat.

"Sedangkan bagi siswa-siswi yang masih ada di pondok, hendaknya tetap berada di pondok sampai lulus diniyah," harapnya.

Selanjutnya Wisuda dan Tahfidz dilanjutkan dengan ceramah agama oleh KH. Hairudin, yang dalam tausiyahnya memotivasi para santri dan siswa, untuk tekun dalam menimba ilmu.

Tetap mengedepankan tatakrama, khususnya kepada para ulama, kiai, ustadz dan guru yang telah memberikan ilmunya. Karena ilmu tanpa ridho mereka akan sia-sia ilmunya.

Di akhir acara dilakukan pemberian hadiah kepada para wisudawan-wisudawati dan tahfidz terbaik, serta penghargaan kepada para peraih berbagai bidang kejuaraan yang diperoleh siswa-siswi Mazarif di tingkat Kabupaten Sumenep. ( Ren, Fer )