Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-11-2019
  • 728 Kali

Pilkada 2020, KPU Sumenep Kekurangan Dana Rp12,8 Miliar

Media Center, Senin ( 18/11 ) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengakui kekurangan dana sebesar Rp12,8 miliar untuk anggaran pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

Komisioner KPU Sumenep, Rafiqi Tanzil mengatakan, sebenarnya Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pilkada serentak sudah ditandatangani bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, pada tanggal 3 Oktober 2019 kemarin, senilai Rp.60.772.035.650,-.

“Tapi kenyataannya saat ini, anggaran tersebut kurang Rp12,8 miliar. Itu disebabkan adanya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 735 yang mengisyaratkan ada kenaikan honor untuk tenaga ad hoc yang meliputi PPK, PPS, KPPS hingga Linmas,” ujar Rofiqi, Senin (18/11/2019).

Dengan PMK tersebut, lanjut Rofiqi, pihaknya terpaksa melakukan koordinasi lanjutan dengan Pemkab Sumenep. Karena tambahan anggaran sangat banyak mencapai belasan miliar.

“Berdasarkan PMK, honor untuk Ketua PPK dari Sebelumnya Rp1.850.000 naik menjadi Rp2,2 juta. Kemudian Ketua PPS, dari sebelumnya Rp900 ribu menjadi Rp1,2 juta,” paparnya. ( Nita, Fer )