Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-09-2019
  • 2069 Kali

Ratusan Peserta Dari Berbagai Daerah Ramaikan Lomba Balap Merpati

Media Center, Jum’at ( 27/09 ) Ratusan burung merpati beradu kecepatan di berbagai kelas pada Lomba Balap Merpati Nasional tahun 2019, yang digelar pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Persatuan Penggemar Merpati Balap Sprint Indonesia (PPMBSI).

Kelas yang dipertandingkan meliputi sprint 500 meter, 800 meter dan 1.000 meter (1 kilometer), bertempat di Desa Kalimook Kecamatan Kalianget selama tiga hari sejak tanggal 27 hingga 29 September 2019.

Peserta lomba balap merpati tingkat nasional itu tidak hanya berasal dari empat Kabupaten di Madura, melainkan juga dari luar daerah seperti Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Lumajang, Banyuwangi, Bali, Kediri dan Jombang.

“Saya menyampaikan selamat datang di Kabupaten Sumenep kepada seluruh peserta merpati balap dari seluruh Indonesia. Mudah-mudahan para peserta kerasan, bahkan selain ikut lomba balap merpati juga bisa menikmati potensi wisata, karena Sumenep memiliki banyak objek wisata yang menarik dan luar biasa,” kata Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi, SH, pada Pembukaan Lomba Balap Merpati, Jum’at (27/09/209).

Wabup menyatakan, lomba itu merupakan bagian perhatian terhadap salah satu aspek pelestarian lingkungan demi menjaga habitat burung merpati dari kepunahan, karena kegemaran memelihara burung merpati secara langsung maupun tidak langsung, ikut mendorong memelihara keanekaragaman hayati.

“Saya berharap lomba balap merpati terus berlanjut di masa mendatang dan semua pihak harus melestarikan tradisi balap burung merpati di daerah masing-masing, mengingat dengan banyaknya kegiatan selain menjaga tradisi, juga menggerakkan perekonomian masyarakat,” tutur pengusaha muda sukses ini yang mendapat kehormatan menjadi salah satu joki lomba balap merpati tersebut.

Sementara Wakil Ketua Pengda PPMBSI Provinsi Jawa Timur, Nurus Salam menjelaskan, lomba balap merpati yang dilaksanakan di Kabupaten Sumenep, dalam rangka menjalin silaturrahim antar penggemar merpati balap se-Nusantara.

“Merpati balap ini merupakan budaya asli Madura, sebagai budaya nusantara dilaksanakan secara bergiliran di beberapa Kabupaten di Indonesia guna menjalin silaturrahim,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, pihaknya untuk menggelar lomba balap merpati mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, terutama hadiah lomba utama pada hari Minggu (29/09/2019) besok.

“Anggaran dana untuk hadiah utama dari pemerintah daerah sebesar Rp50 juta yang penyeharannya langsung kepada rekening pemenang. Peserta lomba berkisar 750 pasang burung merpati,” pungkas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep ini. ( Yasik, Fer )