News Room, Kamis ( 05/09 ) Sebanyak 694 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sumenep, yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2013, terbagi dalam dua Kelompok Terbang (kloter), yakni kloter 32 dan 33. Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Drs. H. Idham Cholid, MH, menjelaskan, pembagian kloter itu sesuai keputusan dari pusat, bahwa sebanyak 694 CJH asal Sumenep masuk di kloter 32 dan 33. “Kloter CJH asal Sumenep ini ada digelombang kedua pemberangkatan haji tahun 2013. Jadi, 694 CJH itu akan berangkat lebih awal,” katanya. Idham mengaku berbagai persiapan untuk keberangkatan 694 CJH itu sudah dilakukan, seperti manasik haji, pemeriksaan kesehatan, hingga pembuatan paspor. “Semua persiapan sudah lengkap. Manasik haji kami berikan sampai 15 kali, kami yakin para Calon Jemaah Haji asal Sumenep sudah paham apa yang akan dilakukan di Tanah Suci Mekkah nanti. Bahkan, kesehatan dan paspor tidak ada masalah,” terangnya. Sesuai jadwal, CJH asal Sumenep tahun 2013 akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah, pada tanggal 25 September nanti. “Mudah-mudahan tidak ada kendalan apapun, sehingga ratusan CJH Sumenep bisa menunaikan ibadah haji secera khusuk dan menjadi haji yang mabrur,” ungkapnya. Ia juga berharap kepada CJH asal Sumenep agar berkelakuan baik selama menunaikan ibadah haji. Karena, pihaknya tidak ingin kejadian yang menimpa dua Jemaah haji asal Sumenep yang berangkat tahun kemarin dan belum kembali hingga tahun ini, terulang lagi. “Kami sudah tekankan kepada para CJH, supaya tidak berkelakuan aneh selama menunaikan ibadah haji. Kalau melihat ada barang jatuh atau tergeletak, milik siapapun kami anjurkan untuk tidak diambil. Biarkan saja, karena aturan di Arab Saudi tidak sama dengan di Indonesia. Persoalan haji tahun kemarin semoga tidak terulang lagi tahun ini,” harapnya. ( Nita, Esha )