Media Center, Kamis ( 25/08 ) Pagelaran musik ul-daul yang digelar media online Sorotpublik.com mendapat apresiasi Pemerintah Kabupaten Sumenep, pasalnya kegiatan itu merupakan salah satu upaya melestarikan seni dan budaya masyarakat.
“Ini menunjukkan media Sorotpublik.com mempunyai kepedulian terhadap seni dan budaya, sehingga keberadaannya memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi saat melepas Festival Ekonomi Kreatif Ul-Daul yang digelar Sorotpublik.com, Sabtu (24/08/2019).
Wabup menyatakan, Sorotpublik sebagai media online ternyata tidak hanya menyajikan berita atau informasi kepada masyarakat, namun juga mempunyai perhatian terhadap seni budaya supaya tetap eksis dan berkembang.
“Saya atas nama pemerintah daerah mendorong Sorotpublik terus melaksanakan kegiatan serupa tahun mendatang, dalam rangka ikut berperan aktif melestarikan seni dan budaya masyarakat,” ujar pengusaha muda sukses ini.
Ia berharap, Sorotpublik bisa membangun kerja sama dengan pemerintah daerah untuk memberikan informasi penting tentang kinerja pemerintah, baik program pembangunan dan keberhasilannya kepada masyarakat. Bahkan, media sebagai kontrol sosial untuk mengkritisi pemerintah daerah apabila menemukan sesuatu yang kurang baik.
“Semoga Sorotpublik.com menjadi media yang terpercaya dan memberikan informasi yang akurat, berimbang dan mencerdaskan kepada masyarakat,” ujar Wabup Achmad Fauzi.
Media Sorotpublik.com pada kegiatan itu menampilkan sebanyak 5 grup musik ul-daul yang tidak hanya berasal dari Kecamatan Dasuk, namun juga dari luar kecamatan setempat.
Masyarakat sangat antusias menyaksikan penampilan musik ul-daul, mulai dari depan kantor media tersebut, di Jalan Raya Nasional jalur Pantura Desa Jelbudan hingga garis finish penuh dengan penonton.
Sementara itu CEO Sorotpublik.com, Moh. Heriyanto mengungkapkan, pihaknya sengaja menggelar Festival Ekonomi Kreatif Ul-Daul bukan sebatas memeriahkan HUT Ke-4 Sorotpublik saja, melainkan ingin memperkenalkan budaya ul-daul kepada khalayak ramai, sekaligus memberikan hiburan kepada masyarakat Sumenep.
“Kami berharap dengan penampilan ul-daul itu menjadi sarana bagi Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) di Kecamatan Dasuk, untuk berjualan di sekitar kegiatan agar mendapat penghasilan,” pungkasnya. ( Yasik, Fer )